Di Kecamtan Detusoko, SMP Swasta Taruna Desa tanggal 21
Desember 2015 , pagi secara resmi di bukanya pameran seni rupa yang berlokasi
di salah satu ruang kelas sekolah. Pembukaan pameran ini dihadiri oleh Camat,
Ketua Yayasan, Kepala Desa, SM-3T Undiksha dari Bali, SM-3T dari Padang, SM-3T
dari Semarang dan seluruh siswa SMP
Swasta Taruna Desa yang didampingi oleh orang tua siswa serta masyarakat umum
yang berada di sekitar sekolah. Kegiatan pameran ini bersamaan dengan pembagian
lapen siswa. Panitia dalam kegiatan ini memakai baju seragam yang bertuliskan
KUCING SERU dengan kepanjangan Kumpulan Cinta Gambar Seni Rupa. Jadi mereka
adalah para pencinta gambar.
Sebelum pembagian lapen oleh orang tua siswa, seluruh orang
tua atau wali dihibur oleh beberapa pementasan dari siswa SMP Swasta Taruna
Desa berupa Dance dan bernyanyi. Dari
pihak SM-3T Undiksha Bali juga menampikan beberapa hiburan tari Bali seperti tari puspanjali dan tarian
kecak bali. Penampilan dari SM-3T Undiksha Bali menarik perhatian karena untuk
pertama kalinya melihat langsung orang Bali menari di desa Dile, khususnya yang
hadir saat acara pameran .
Pameran seni rupa ini dibuka secara resmi oleh Camat, yang
sebelumnya seharusnya dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan di Kabupaten Ende.
Camat membuka pameran didampingi oleh kepala desa dan kepala sekolah SMP Swasta
Taruna Desa dengan memukul kentongan sebanyak lima kali. Camat mengatakan bahwa
dia memukul lima kali karena Ende tempat terlahirnya lima dasar Negara
Indonesia yakni Pancasila. Setelah dibuka sebuah undangan dan orang tua
memasuki ruang pameran.
Ruang kelas yang dijadikan ruang pamer karya seni rupa,
menurut laporan dari Ketua Panita Pameran Pakalis B. Bina mengatakan bahwa pameran
seni rupa yang diadakan di SMP Swasta Taruna Desa memerkan karya berwujud dua
dimensi dan tiga dimensi yang lebih utama menampilkan karya gambar di media
kertas dan karya seni topeng. Kepala Sekolah, Ignasius Beo dalam sambutannya
menyatakan rasa bersyukurnya dengan kedatangan SM-3T, I Gede Panca Gautama yang
bertugas mengajar di sekolah tersebut. Selain memamerkan karya dari siswa, juga
dilakakukan demontrasi oleh beberapa siswa bagaimana cara membuat topeng dari
bubur kertas dan car mewarnai topeng.Hal ini dilakukan agar para undangan dan
orang tua yakin kalau siswa SMP Swasta Taruna Desa mampu tampil di depan umum
dan belajar mengkomunikasikan tentang cara membuat topeng dari bubur kertas.
Di akhir acara setelah pembukaan pameran seni rupa,
dilanjutkan dengan pembagian lapen oleh masing-masing wali kelas. Selanjutnya acara
makan bersama, pembagian hadiah kepada siswa yang membuat gambar terbaik, dan
ditutup oleh acara foto bersama dan menari
Gawi bersama.
Lihat juga videonya :
https://www.youtube.com/watch?v=L6vSfz5IMGU




Tidak ada komentar:
Posting Komentar